Alifuddin Minta Pemerintah Batalkan Kenaikan Tarif BBM
[Anggota DPR RI Alifuddin temui mahasiswa HMI yang demo menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, (06/0/2022).
Anggota DPR RI Alifuddin menyampaikan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis subsidi, Pertalite dan Solar, akan berdampak langsung terhadap masyarakat. Karena itu, ia menuntut pemerintah membatalkan kenaikan BBM bersubsidi yang mulai diterapkan pada Sabtu (3/9/2022) lalu.
"Saya menolak harga BBM subsidi naik, karena akan berdampak ke jantung masyarakat. Lalu kita tahu juga bahwa, Pemerintah malaysia malah menurunkan harga BBM, kok bisa (harga BBM) Indonesia malah naik, harga minyak dunia juga cenderung turun," ujarnya dalam keterangan pers kepada Parlementaria, Selasa (6/8/2022).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan solusi dari permasalahan tidak tepatnya sasaran subsidi BBM bukan menaikkan harga BBM, tapi dibuat pembatasan sistem yang tegas dan jelas, serta evaluasi kinerja Instansi terkait yang terdapat indikasi korupsi dan tidak pro terhadap rakyat.
"Kalau alasan karena krisis global itu benar terjadi, tapi bukti bahwa harga minyak dunia cenderung menurun itu juga fakta. kalau mau membandingkan antar negara, betul ada negara yang menjual haga minyak mahal, tapi juga tetangga kita negara malaysia juga menurunkan harga BBM," tambah legislator dapil Kalimantan Barat I ini.
Lebih lanjut Alifuddin menambahkan, daripada kebijakan kenaikan harga BBM, lebih baik anggaran negara untuk proyek seperti Ibu Kota Negara (IKN) baru dan kereta cepat Jakarta-Bandung dapat dihapuskan. "Satu hal yang harus diingat, bahwa pemerintah juga yang seharusnya evaluasi kenapa tidak tepat sasaran, bukan rakyat dikorbankan. Coba evaluasi komisaris dan direksi pertaminanya, atau BPH Migasnya, jangan jadi raja tega dengan menaikan Harga BBM," pungkas Alifuddin. (ann/sf)